Rabu, 23 Maret 2016

Manusia hujan

Sebutir demi sebutir air yang jatuh memercik ditiap rintiknya....
Menyentuh aku di balik bayangan awan..
Enggan aku berlari tuk berteduh hanya berjalan seolah saat semua biasa saja...
Tak. Lagi aku mendengar apapun selain hempasan hempasan air di tanah ...
Menggenang dan menutupi semua lubangnya....
Ku hentikan langkah...
Sembari berbisik......
Mengapa langit harus menghempaskan hujan ?
Apakah amarah harus terselesaikan dengan tangan ?
Dan hujan selalu rela terhempaskan.....
Begitu pula tangan selalu ringan terayunkan......
Apakah.....
Mengapa....
Terlarut luka lama masih mampu mengayunkan semua seringan mungkin....